Category Archives: Ubuntu

Downgrade GDM Ubuntu (pengileng-ileng)

Sebelumnya download gdm-2.20.deb (di google banyak). Terus tekan ctrl+alt+F1 buat masuk console. Setelah berada di console, stop proses gdm yang berjalan dengan perintah:

sudo /etc/init.d/gdm stop

Setelah itu, pindah directory tempat menyimpan hasil download gdm-2.20 tadi. Misal:

cd /home/username/Downloads

Lakukan installasi file deb gdm dengan perintah:

sudo dpkg -i *deb

Muncul pilihan replace gdm default. Pilih yang gdm-2.20. Selanjutnya masukkan perintah berikut buat edit gdm.conf :

sudo sed -i ‘s/X11R6\///’ /etc/gdm/gdm.conf

Lanjutkan dengan perintah:

sudo gdm atau startx buat masuk mode grafik.

Tes dengan reboot..

Selesai..

Iklan

SQUID buat Lucid

Setelah kemarin selesai ngoprek squid di windows, sekarang giliran pasang squid di ubuntu lucid. Langsung aja.. 🙂

1. Instal squid dan squid common via terminal/synaptic juga boleh. Aku lebih seneng lewat terminal. Buka terminal & ketik:

sudo apt-get install squid

2. Setelah terinstall, sekarang konfigurasi squidnya. Masih di terminal, ketik:

sudo gedit /etc/squid/squid.conf

Ohya, sebelum kita edit file konfigurasi squidnya, lebih baik kita bikin backupannya dulu. Perintah di terminal:

sudo cp /etc/squid/squid.conf /etc/squid/squid.conf.original

Terus set permision pada file backup tersebut:

sudo chmod a-w /etc/squid/squid.conf.original

3. Setelah yakin file konfigurasi terbackup, mari kita mainkan scriptnya.. 🙂

Seperti langkah nomor 2, ketik:

sudo gedit /etc/squid/squid.conf [ENTER]

Maka akan muncul file konfigurasi squid yang sangat panjang, berikut langkah-langkah yang harus diperhatikan….

  1. HTTP Port : Merupakan port yang digunakan untuk menjalankan Squid
    http_port 3128
  2. Visible Host Name : Agar jika terjadi error Squid dapat menemukan hostname yang valid
    visible_hostname [misal] proxsy.comp.system
  3. Cache Manager : Untuk mendefinisikan email address dari Cache Manager Squid
    cache_mgr [misal] alwitofanurhudi@yahoo.co.id
  4. Direktori Cache Squid : Mendefinisikan letak direktori squid beserta besarannya.
    Angka 500 menunjukkan ukuran direktori dalam MB
    Angka 16 menunjukkan jumlah sub direktori tingkat 1
    Angka 256 menunjukkan jumlah subdirektori tingkat 2 dari subdirektori tingkat 1
    Jumlah diatas makin besar makin baik
    cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256
  5. Atur DNS dengan mencari dns_nameservers. Berhubung aku pake speedy, maka aku gunakan DNS dari speedy, yaitu: dns_nameservers  202.134.1.10 203.130.196.6
  6. Untuk konfigurasi yang lain, bisa dibiarkan default saja dulu. Atau bisa juga liat panduan konfigurasi di sini.
  7. Setelah dirasa cukup, save lalu exitLalu pada command terminal ketikan perintah ;
    # squid -z

    Fungsi : untuk membuat direktori cache yang telah kita buat pada perintah squid.

  8. Dilanjutkan dengan menjalankan squid yang telah kita buat dengan perintah

sudo squid start

Demikian saja dulu..

Konfigurasi di atas masih sangat minim tapi sudah bisa bekerja. Agar bisa lebih optimal, temen2 bisa berkreasi sendiri. Oyiee..?? 😀

Sedikit tambahan, setelah menginstall squid, ada beberapa lokasi direktory penting yang perlu diketahui, yaitu:

/etc/squid                             = Direktori konfigurasi
/etc/squid/squid.conf     = File konfigurasi squid
/usr/share/doc/squid     = Berisi dokumentasi
/usr/lib/squid                     = File2 pendukung
/usr/sbin/squid                  = Squid daemon
/var/log/squid                    = Direktory log/laporan
/var/spool/squid               = Direktory tempat menyimpan cache

Salam.. 🙂



Ubuntu running in low graphics mode

Alih2 update Xorg, nggak taunya malah masalah. 😀

Yeeahh.. display ubuntuku jadi low mode. Asem.. 😛

Muter2 di forum cari solusi (nggak peduli bahasanya alien) tetep tak coba. He.. Abiz mo gimana lagi. Akhirnya ketemu juga caranya.

Pertama, masuk pada recovery mode (buat akses terminal tanpa grafik) atau bisa juga nyetop gdm (yang terakhir ini dah tak coba nggak berhasil).

Kedua, setelah masuk terminal, masuk ke direktory X11:

cd /etc/X11

Setelah itu, ketik perintah berikut:

sudo X -configure

Kalau udah, dilanjutkan langkah ketiga:

sudo cp ~/xorg.conf.new /etc/X11/xorg.conf

Setelah tercopy ke direktory X11, langsung aja coba:

startx

Taraaaaaaaaaaaa… display kembali normal euy.. 😀


Kombinasi Keyboard munculin dialog Shutdown Ubuntu

Hmm.. Sepele tapi mbingungne. 😀 Gara2 kepingin matiin lappie via kombinasi keyboard (kebiasaan di winduz pake’ alt+f4) hehe.. akhirnya ketemu juga. Caranya gampang, masuk aja ke system/preferences/power management terus pada tab general dibagian actions – when the power is pressed pilih ask me. Otomatis, ketika kita pencet tombol power (nggak pake’ kombinasi keyboard kayak winduz :D), langsung muncul opsi pertanyaan apakah akan di shutdown, restart, suspend, atau hibernate.

Simple tapi mbingungne.. 😀


Browsing via Terminal

Benere buat jaga2 aja kalo2 desktop ubuntu / gnomeku gi problem & nggak isa akses mode grafis. Terpaksa gunain mode teks (terminal) buat cari pertolongan kalo2 otak gi buntet. Hehe..

Dari itu, tips ubuntu kali ini adalah mengintegrasikan browser ke terminal, yaitu elinks. Kenapa elinks..?? kan ada lynx atau curl..?? Jawabannya ya kepingin aja. Hoho.. gitu ja ko’ repot. Lagian elinks udah ada di repository mainnya ubuntu. So, nggak perlu repot2 nambahin repository via PPA. 🙂

Installasinya seperti berikut:

1. Ketik di terminal: sudo apt-get install elinks

2. Masukkan password seperti biasa terus enter & tunggu proses sampe’ selesai.

3. Setelah selesai, di terminal yang sama ketik: elinks [situs yang mo dibuka’]

misal: elinks google.com


Maka tampilannya seperti ini dan selamat berselancar ria.. 😀

NB: Bisa juga diakses via Application/Internet/Elinks Web Browser

Jangan heran kalo yang nampak cuma teks doank. Namanya juga terminal. Hehehe..


STOP Notifikasi Unlock Login Keyring Ubuntu (lucid)

Notifikasi seperti ini selalu muncul setiap kali startup ubuntu dan aku terganggu sekali. Buat nyetop tu problem, aku punya cara tersendiri. Coz aku udah nyoba cara disini dan disini tapi nggak berhasil.

Caranya, cek dulu di direktory /etc/pam.d

Liat, apakah ada file gdm dan gnome-screensaver. Jika tidak ada, copykan file tersebut (dari setup ubuntu via usb atau cd) ke direktory /etc/pam.d. Setelah tercopy, silahkan coba restart dan login seperti biasa.

Simple kan.. 🙂


DockBarX Error

Tiba-tiba masalah muncul pada DockbarX aku sesaat setelah login di ubuntu dengan notifikasi seperti ini:

The panel encountered a problem while loading “OAFIID:GNOME_DockBarXApplet”. Do you want to delete the configuration?

Untuk mengatasi problem tersebut, caranya cukup sederhana.

Pergi ke direktori: /home/username/.config/gnome-session dan hapus folder “saved-session”. Reboot.

Rebezz.. ^_^