Setting Web-Proxy Mikrotik

Sekedar buat pembanding aja benere, antara cache SquidNT  dengan cachenya mikrotik bagusan mana. Yaa.. walaupun menurutku sama bagusnya. 😀

Untuk mengaktifkan web-proxy mikrotik langkahnya sebagai berikut:

1. Buka winbox, pilih new terminal kemudian ketik perintah:

/ip proxy set enabled=yes ———————–> aktif

/ip proxy set parent-proxy-port=3128 ———> port default proxy

/ip proxy set cache-administrator=alwitofanurhudi@yahoo.co.id ———–> silahkan dirubah emailnya

/ip proxy set always-from-cache=yes —————> selalu mengambil dari cache

/ip proxy set cache-on-disk=yes ———————-> meletakkan cache pada hardisk

/ip proxy set cache-drive=primary-master ———> hardisk

/ip proxy> pr     ——————> melihat settingan web-proxy

Maka akan terlihat seperti ini:

enabled: yes
src-address: 0.0.0.0
port: 3128
parent-proxy: 0.0.0.0
parent-proxy-port: 3128
cache-administrator: “alwitofanurhudi@yahoo.co.id”
max-cache-size: unlimited
cache-on-disk: yes
max-client-connections: 1000
max-server-connections: 1000
max-fresh-time: 3d
serialize-connections: no
always-from-cache: yes
cache-hit-dscp: 4
cache-drive: primary-master

2. Buat NAT di firewall tuk share internet:
/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=Speedy (ethernet yang mengarah ke modem)

3. Buat agar tiap koneksi net melewati port 3128 (web-proxy):
/ip firewall nat add chain=dstnat action=redirect to-ports=3128 protocol=tcp
in-interface=lokal dst-port=80 ———-> (ethernet LAN, di sini aku menggunakan IP 10.10.10.1 untuk lokal LAN mikrotik)

4. Lalu kita buat Mangle di firewall buat menandai paket apa saja yang lewat:
/ip firewall mangle add chain=output action=mark-packet new-packet-mark=Proxy-Hit passthrough=no
out-interface=lokal dscp=4

/ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-packet new-packet-mark=Test-Up passthrough=n>
src-address=10.10.10.0/24 in-interface=lokal

/ip firewall mangle add chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=Test-Conn
passthrough=yes src-address=10.10.10.0/24

/ip firewall mangle add chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=Test-Down passthrough=no
in-interface=Speedy connection-mark=Test-Conn

/ip firewall mangle add  chain=output action=mark-packet new-packet-mark=Test-Down passthrough=no
dst-address=10.10.10.0/24 out-interface=lokal

Bagi temen2 yang kepingin nyoba, silahkan aja tinggal menyesuaikan IP nya.. 🙂

NB:

Untuk melihat apakah cache bekerja silahkan dicoba browsing kemudian perhatikan hit di NAT yang baru aja dibuat keliatan ato nggak. Jika ya, berarti dah bener. Terus, untuk ngelihat cachenya jalan atau nggak, lihat di ip web-proxy status. Jika ada hit di cache used, berarti settingan udah masuk ke cache.

 

Iklan

3 responses to “Setting Web-Proxy Mikrotik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: