Sedikit tips buat SQUID Proxy

Pada artikel sebelumnya telah aku jelaskan secara sederhana bagaimana install squid proxy di windows. Dan di artikel kali ini, aku mencoba memberikan sedikit penjelasan dan mungkin sedikit tips yang mungkin bermanfaat bagi temen2 yang membutuhkan.

http_port : port squid yang digunakan pada server proxy. Secara default adalah 3128.
dns_nameservers : IP DNS server yang digunakan pada Squid, pada contoh diartikelku sebelumnya, aku menggunakan DNS dari Speedy wilayah jatim. Temen2 juga bisa menggantinya dengan IP DNS dari OpenDNS yang bisa digunakan sebagai filter untuk memblokir akses ke situs situs seperti konten dewasa, kekerasan, pornografi, judi dan sebagainya.
cache_mgr : pengelola Squid server. Misal: admin@network.com
visible_hostname : untuk menampilkan alamat web/host. Misal: asolole.wordpress.com
minimum_object_size : ukuran file minimal yang akan disimpan pada direktori cache Squid
maximum_object_size : ukuran file terbesar yang akan disimpan pada direktori cache Squid
maximum_object_size_in_memory : ukuran file terbesar yang akan disimpan pada memory CPU. Semakin besar file akan semakin menghabiskan kapasitas memory CPU. Lebih baik gunakan ukuran yang kecil, supaya bisa lebih banyak menampung file file berukuran kecil pada memory CPU.
cache_replacement_policy : Penempatan file pada direktori cache Squid. Aku menggunakan LFUDA, karena pada metode ini, akan menghapus file file berukuran kecil dan tetap menyimpan file file berukuran besar pada direktori cache Squid.
memory_replacement_policy : Penempatan file pada memory CPU. Aku menggunakan GDSF, karena akan menghapus file file berukuran besar dan tetap menyimpan file file berukuran kecil.
cache_dir : Letak direktori cache Squid. Jika pada satu komputer terdapat lebih dari satu HDD, letakkan cache direktori pada masing masing HDD. Pada prinsipnya lebih baik menyimpan cache pada banyak HDD dengan kapasitas direktori setiap hdd menjadi kecil kecil, daripada menyimpan cache direktori pada satu HDD dengan ukuran direktori yang besar.
access_log : Untuk menentukan letak file log Squid.

Kiranya demikian saja dulu yang bisa aku sampaikan. Selebihnya, temen2 bisa pelajari sendiri keterangannya pada file squid.conf.default atau bisa juga tanya2 mbah google. 😛

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: